Mengoptimalkan Jaringan Wi-fi Sebagai Sarana Berbagi Data


September 5, 2020

Wireless fidelity atau biasa kita kenal jaringan Mengoptimalkan Wi-fi sebagai sarana berbagi data mungkin belum banyak yang mampu mengoptimalkan. Padahal ada banyak sekali lho kegunaan wi-fi selain hanya menyambungkan sinyal internet ke perangkat kesayangan kita semata.

Salah satunya yaitu menjadikannya alat mentransfer data antar gadget di rumah kalian. Wi-fi merupakan perangkat yang mengantarkan komunikasi data secara nirkabel dengan kemampuan high speed. Kecepatan wi-fi bervariasi antara 10, 100, sampai 1000 Mbps tergantung pengguna membeli paket apa. Pada prakteknya ia memanfaatkan gelombang radio pada suatu frekuensi, sebab terbukti cara ini memberikan performa terbaik untuk mengirim data.

Mengoptimalkan Jaringan Wi-fi Sebagai Sarana Berbagi Data

Pada pandangan rakyat jelata, umumnya mereka menganggap wi-fi sekedar sarana penghubung fasilitas internet seperti browsing, bermain game online, serta sosial media. Sebetulnya, tujuan awal penciptaan wi-fi adalah demi efisiensi jaringan tanpa penggunaan kabel bagi sejumlah perusahaan besar di pusat ibukota.

Ketika masa keemasan warnet mencapai puncaknya, para pengusaha UMKM pun memakai wi-fi untuk kepentingan bisnisnya. Apabila anda menebak bahwa warnet tersebut menjadikan wi-fi untuk LAN, maka tebakan kalian tepat sekali. Local Area Network memungkinkan semua komputer terdaftar di server warnet supaya saling terhubung. Jika tidak memakai wi-fi, teknologi LAN bakal rumit pada instalasinya karena melibatkan banyak sekali kabel panjang bermeter-meter.

Mengoptimalkan Jaringan Wi-fi Sebagai Sarana Berbagi Data

Saat wi-fi beralih fungsi menjadi alat distribusi internet, ia membutuhkan access point yang orang biasa menyebutnya hot spot. Demi urusan keamanan, sebaiknya hot spot punya kelengkapan password supaya mencegah pembludakan user. Maklum ya, buat orang Indonesia tuh internet masih menjadi barang mewah sehingga kecepatannya bergantung dari jumlah pengguna aktif.

Pemanfaatan Wi-fi Sebagai Sarana Berbagi Data

Maksudnya begini, percuma saja anda beli paket 50 Mbps kalau pemakainya ada lebih dari 30 orang bersamaan. Ujung-ujungnya speed internet kalian bakal jadi lambat juga alias lemot kuadrat. Maka dari itu, pemilik kafe atau restoran cepat saji memberikan batasan waktu login kepada setiap orang demi menjaga kestabilan data speed. Tahu diri dikit dong, bos!

Kembali ke topik pembahasan, gimana sih cara pemanfaatan wi-fi buat berbagi data? Secara umum, orang akan menggunakan wi-fi untuk menghubungkan perangkat digital seperti:

  1. Antar sesama PC
  2. Antar sesama Laptop
  3. Dari PC desktop ke Laptop atau sebaliknya
  4. Dari PC desktop ke smartphone atau sebaliknya

Ya elah, begitu doang sih ngapain repot-repot, kan bisa pakai flash disk! Belom update ya? Jaman sekarang tuh udah ada kabel USB murah di marketplace online shop cuma belasan ribu kali. Kalo modal dikit kita juga bisa kok beli hard disk yang ukurannya sampe 2 TB. Gak usah sok canggih deh pake acara utak-atik wi-fi segala, begitu kira-kira celotehan kalian dalam hati untuk Mengoptimalkan Jaringan Wi-fi di dalam komputer.

Kelemahan Cara Tradisional VS Keuntungan Perantara Wi-fi

Kami nggak sembarangan bikin artikel loh, guys. Saatnya kalian tinggalkan cara lama dalam berbagi data, ini serius. Meskipun terlihat mudah dan sederhana, terdapat sejumlah kelemahan dalam berbagi data menggunakan peralatan di atas, seperti berikut ini.

Kekurangan USB Cable

Kekurangan USB Cable

Kamu udah pasti sering pake USB cable buat nyambungin smartphone android atau ios ke laptop kalian. Sadar gak sih, berapa kali data kalian corrupt saat mentransfer data menggunakan kabel USB? Okelah kalau cuma file video anime atau sekedar foto lama bukan masalah besar. Bayangin seandainya file tersebut merupakan skripsi final kalian, terus apes jadi corrupt data. Rela gitu, perjuangan berbulan-bulan kandas dalam tempo 5 menit?

Kekurangan Flash Disk

Kekurangan Flash Disk

Mengoper data 8 GB sih persoalan kecil buat sebuah flash disk mini seukuran jempol. Apalagi keseharian mu hanya mengirim document word, power point, atau excel tugas kantor. Tapi tunggu, bagaimana dengan pekerja perusahaan perpajakan? Ukuran filenya bisa lewat 50 GB tuh. Coba jelaskan, mesti berapa putaran kamu bolak-balik kalau pakai flash disk hayo? Keburu tumbuh lumut itu jenggot kamu.

Kekurangan Hard Disk.

Kekurangan Hard Disk Mengoptimalkan Jaringan Wi-fi

Menyadari kelemahan flash disk milikmu, kalian pun inisiatif menabung supaya bisa membeli hard disk. Memang sih, hard disk paling jago buat mengirim data berukuran raksasa karena kapasitasnya hingga ratusan GB. Permasalahannya, budget buat beli 1 unit hard disk nggak main-main loh. Uang kiriman orangtua dari kampung bisa ludes ratusan ribu rupiah. Niat kamu makan mie instan di akhir bulan mesti kamu majuin ke awal bulan. Doyan apa nasib, bro?

Setelah memahami setiap kekurangan cara tradisional, mengirim data melalui perantara wi-fi punya segudang keuntungan lho dalam Mengoptimalkan Jaringan Wi-fi . Lupakan ribetnya pemakaian kabel USB, apalagi kebanyakan online shop menjual USB cable pendeknya bukan main. Terlalu panjang pun malah jadi tidak praktis buat dibawa ke mana-mana.

Kita juga tidak perlu pusing atau khawatir bakal kehabisan penampungan data, soalnya wi-fi bisa kirim data secara direct. Ini nih yang paling krusial, hemat biaya saudara-saudara! Paket data sebulan udah cukup kok, kalau kurang tinggal colong wi-fi tetangga. Hehehehehe..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related